BBM atau Bahan Bakar Minyak pada umumnya digunakan untuk menghasilkan suatu pembakaran, pada rumah tangga digunakan untuk menghidupkan kompor dan memanfaatkan apinya untuk memasak dan pada mesin bakar tekanan/ ledakan dari hasil pembakaran dimanfaatkan untuk menggerakan system mekanik.
BBM yan kita pakai saat ini termasuk salah satu sumber energi yang tidak dapat diperbaharui, berarti suatu saat nanti BBM ini akan menghilang dari muka bumi seiring dengan banyaknya jumlah pemakaian, konon di bumi Indonesia sampai saat ini diperkirakan persediaan BBM hanya tersisa untuk 18 tahun kedepan sebelum sumur sumur baru ditemukan.
Presiden Republik Indonesia baru-baru ini memberikan tantangan kepada siapa saja baik masyarakat umum maupun Ilmuwan dan juga pabrikan KBM agar dapat menemukan energi alternatif atau BBM Non Fosil untuk keperluan rumah tangga, mesin kendaraan bermotor dan industri.
Sebenarnya sudah dari dulu para ilmuwan mencoba untuk menemukan dan memanfaatkan energi alternatif diluar BBM yang kita kenal saat ini semisal minyak jarak dan hasil Bioteknologi lainnya, namun hasilnya belum dapat diandalkan dan dimanfaatkan secara besar-besaran seperti halnya BBM saat ini.
Lambat laun BBM tetap akan punah juga, sebelum energi alternatif pengganti BBM ini ditemukan, maka ada baiknya para pengguna BBM ini ikut berperan serta dalam penghematan BBM, mungkin ini hanyalah salah satu cara untuk menambah umur keberadaan BBM di muka bumi ini.
Menhemat BBM bukan berarti mengurangi pasokan BBM pada ruang bakar ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghemat BBM mulai dari cara nonteknis maupun secara teknis, mulai dengan cara sederhana sampai dengan yang njelimet.
2. BBM PADA MESIN BAKAR
BBM Pada mesin bakar digunakan untuk merubah energi panas menjadi energi kinetik, ada mesin bensin (dua langkah maupun empat langkah) yang berbahan bakar premium dan ada mesin diesel yang berbahan bakar solar, syarat terjadinya pembakaran pada mesin bensin adalah adanya BBM, oksigen dan api, sedangkan pada mesin diselel yaitu adanya BBM, oksigen dan tekanan tingggi yang menekan BBM yang telah bercampur dengan oksigen, pembakaran ini akan sempurna apabila takaran BBM dan oksigen sesuai secara kimiawi.
Proses pembakaran sebenarnya adalah proses kimiawi, maka tentunya berbagai unsur kimia terdapat didalamnya baik sesudah maupun sebelum terjadinya pembakaran.
Salah satu cara menghemat BBM saat ini adalah dengan cara merubah-rubah takaran bahan pembakaran, merubah-rubah unsur kimianya, merubah rubah sifat kimianya, atau menganalisa kemudian memisahkan atau memfilter kemudian membuang bahan kimia yang tidak diperlukan dalam proses pembakaran.
Penghematan pada mesin bakar inillah yang akan kita bahas lebih lanjut, terutama pada mesin kendaraan bermotor yang saat ini paling dominan mengkonsumsi BBM, baik secara teksnis yaitu terkait langsung dengan BBM maupun secara non teknis yaitu lingkungan atau penyebab lain yang mempengaruhi terjadinya pemborosan.
3. MENGHEMAT BBM PADA KENDARAAN BERMOTOR
a. MENGHEMAT DENGAN CARA NON TEKNIS (tidak berhubungan langsung dengan BBM)
1) KENDARAAN EKONOMIS
Apabila pemakaian kendaraan atau mobil dominan di dalam kota, misal hanya dari rumah ke kantor setiap harinya, maka pakailah City Car yang berkapasitas mesin lebih kurang 1000 cc carilah mobil type ini yang terkenal irit BBM, city car bukan berarti mobil ini tidak bisa dibawa keluar kota, mobil ini masih mampu dibawa jarak jauh, hanya jumlah penumpang maksimum 4 orang dewasa dan akselerasi dari mobil jenis ini kurang baik karena tenaganya yang kecil, konsumsi BBM dalam kota adalah 1 liter untuk 13 Km, dan luar kota 1 liter untuk 15 Km.
2) HEMAT BBM LEWAT ANGIN BAN
Menurut para penjaja jasa pengisian angin ban, penambahan angin pada ban mobil pelanggannya agar mencapai ideal rata-rata 10 psi untuk setiap bannya, berarti ban sudah gembos 10 psi, tentunya banyak faktor yang membuat tekanan ban ini berkurang diantaranya karena kebocoran halus, pentil kurang baik dan sebenarnya ban itu sendiri punya pori-pori.
Kalau tekanan ban berkurang, kemudian apa pengaruhnya terhadap konsumsi bahan bakar,,,?
a) Metode Pengetesan :
Percobaan menggunakan mobil berisi satu orang untuk melakukan pengetesan lewat jarak tempuh yang telah ditentukan dan dengan kecepatan konstan, dilakukan dua kali pengetesan pada kendaraan yang sama, yang membedakan dari kedua pengetesan itu hanyalah tekanan bannya pada keempat rodanya.
Kendaraan yang dipakai : mobil Mitsubishi Kuda 1600 cc bensin.
Jalan yang digunakan: ruas jalan tol Kebon Jeruk-Cawang
Waktu pengetesan pada malam hari ketika traffic rendah.
b) Pengetesan.
Pertama tama percobaan dilakukan menggunakan tekanan angin 35 psi, dengan kecepatan konstan 80 km/jam, saat melaju putaran mesin berkisar antara 2400 hingga 2500 rpm, hasilnya konsumsi BBM pada mobil bensin yang berkapasitas mesin 1600 cc ini adalah 1 liter untuk setiap menempuh jarak 12,1 km.
Pengujian dengan metode serupa dilakukan kembali kali ini dengan kondisi tekanan angin ban berbeda, berdasarkan keterangan dari penyedia jasa pengisian angin ban yang menyebutkan rata rata penambahan tekanan angin hingga 10 psi menuju tekanan ban yang idel, maka untuk pengetesan kedua ini tekanan angin pada ban tersebut dikurangi menjadi tinggal 25 psi, cukup mengejutkan, ternyata konsumsi lebih boros, 9,3 km untuk setiap liternya, jadi ada selisih 2,8 km pada setiap liternya.
Pada pengetesan kedua ini dengan berkurangnya tekanan angin pada ban terasa beban mesin bertambah, karena perlu putaran mesin lebih tinggi untuk mencapai kecepatan konstan 80 km/ jam, putaran mesin berkisar antara 2500 rpm hingga 2650 rpm.
c) Kesimpulan.
Koefisien gesek dari ban gembos meningkat karena bidang kontak ke aspalpun semakin luas, hal ini membebani mobil dan membuat konsumsi bahan bakarpun meningkat, misal pada mobil dengan kondisi tekanan ban yang ideal tangki penuh 60 liter premium (Rp 4.500/ liter) seharga Rp 270.000,- dengan konsumsi 12,1 km/ liter bisa menempuh jarak 726 km, sementara pada mobil dengan tekanan ban kurang dengan konsumsi bensin yang sama, jarak tempuhnya hanya 558 km, jadi ada selisih 168 km, sehingga untuk mencapai jarak yang sama perlu tambahan 18 liter bensin seharga Rp 81.000,-
Jadi penghematan BBM juga bisa dilakukan dengan cara mengecek atau menyesuaikan tekanan ban kekondisi ideal, tambah angin untuk keempat roda cukup mengeluarkan biaya Rp 4.000,-
3) HEMAT BBM LEWAT PIRANTI KOPLING
Perangkat kopling juga salah satu yang bisa menyebabkan borosnya konsumsi BBM pada kendaraan terutama pada kendaraan yang usia pakainya sudah puluhan bahkan ratusan ribu kilo meter.
Kampas kopling misalnya, apabila kampas kopling ini sudah tipis, maka mesin memerlukan rpm yang tinggi untuk menggerakan mobil, biasanya disebut slip kopling, hal ini akan membuat BBM boros karena rpm tinggi, konsumsi bahan bakar banyak, namun tenaga yang disalurkan ke roda tidak normal atau kurang.
Mendeteksi kanpas kopling yang sehat, idealnya saat pedal gas ditekan dan kopling diangkat seketika itu pula mobil bergerak yang menandakan tenaga tersalurkan ke roda, sebaliknya bila pedal gas ditekan penuh dan mobil sangat malas untuk bergerak maju, itu menandakan plat koplingnya sudah tipis dan perlu segera diganti agar BBM bisa di hemat.
4) HEMAT BBM LEWAT AIR CONDITIONER
Sistem pendingin ruangan atau A/C cukup banyak menyedot tenaga mesin, bila A/C bekerja dan blower angin dalam kondisi hidup , tenaga bisa hilang sampai 7 dk, bisa dibayangkan bila kompresor tidak bekerja sempurna, bisa menyedot tenaga lebih besar lagi dan tentunya menyebabkan BBM boros, paling sering terjadi kompresor bunyi berdenyit disertai hembusan yang mulai kurang dingin, hal ini biasanya disebabkan karena kompresor sudah berumur atau kurang perawatan.
Problem kompresor di atas bisa diminimalkan bila kompresor secara rutin dirawat; yaitu oli kompresor secara rutin diganti, kompresor tidak sampai kering dan kipas blower rajin dibersihkan, selain itu perlu juga dilakukan pengecekan evaporator, kondesor, ekspansi, dan botol drier, hal ini dimaksudkan agar sirkulasi freon lancar sehingga tekanan dari kompresor ringan yang menyebabkan beban putaran mesin lebih ringan, ini jelas sangat berpengaruh terhadap konsumsi BBM.
5) HEMAT BBM LEWAT EXHAUST SYSTEM (KENALPOT)
Perangkat exhaust memberikan kontribusi besar terhadap tenaga mesin dan pemakaian bahan bakar, selama diameter pipa dan tabung muffler yang dipakai juga tepat.
Kebocoran pada system exhaust ini meskipun kecil akan berdampak BBM jadi boros, penyebabnya karena gas buang terlallu los atau nyaris tanpa hambatan sehingga tendangan balik ke dalamnya jadi kurang yang berdampak torsi hilang dan meminta putaran mesin lebih tinggi untuk mencapai kecepatan tertentu, terkadang bila kebocoran cukup besar akan meminta stasioner lebih tinggi pula, untuk mengatasi hal ini adalah dengan cara mengecek dan memperbaiki bila ada kebocoran, apabila mengalami perbaikan atau penggantian sitem exhaust yang harus diperhatikan adalah diameter pipa harus sesuai termasuk lekukan lekukannya dan tabung mufflernya, agar tidak terlalu los maupun menghambat gas buang.
6) HEMAT BBM LEWAT SPOORING DAN BALANCING RODA
Boros BBM juga dipengaruhi oleh posisi roda dan lebar tapak ban, makin besar lingkar pelek serta tapak ban mesin perlu tenaga ekstra untuk menggerakan body mobil, traksi ke aspal memang lebih maksimal namun dalam penggunaan sehari-hari menjadi kurang efisien.
Posisi roda yang tidak center juga membuat laju kendaraan kian berat, semisal bila posisi roda depan memiliki derajat kemiringan tidak idelal, roda terlalu membuka atau menutup hal ini akan membuat mobil tersendat sehingga mesin perlu tenaga tambahan untuk menggerakan bodi mobil , otomatis konsumsi BBM bertambah, untuk mengatasi hal ini perlu penyetelan roda dengan cara spooring dan balancing guna mengembalikan posisi roda seperti sediakala, lakukanlah setiap 10.000 km.
7) HEMAT BBM LEWAT SITIM AERODINAMIKA
Pada saat kendaraan diam memang tidak terasa apabila udara juga menyebabkan pemborosan pada BBM, pada saat kendaraan melaju dengan cepat maka akan terjadi tabrakan antara bodi mobil terutama bagian depan dengan udara, terjadinya tabrakan ini adalah sebagai hambatan bagi kendaraan tersebut dan tentunya akan memerlukan tenaga lebih dari mesin, semakin luar bidang bagian depan yang bersentuhan dengan udara, maka semakin besar pula hambatan yang didapat, pabrikan mobil menyiasati hal ini dengan mendesain kendaraan yang aerodinamis selain untuk memperkecil hambatan dan menghemat bahan bakar juga untuk kesetabilan, mengatasi atau meningkatkan sistim aerodinamik ini memang agak sulit karena harus merubah bodi kendaraan, namun yang paling gampang adalah janganlah membuka kaca jendela pada saat kendaraan sedang melaju kencang karena akan menambah hambatan yang besar terhadap laju kendaraan.
8) HEMAT BBM LEWAT BEBAN KENDARAAN
Berbagai peralatan pemilik mobil mulai dari sepatu, boks penyimpan kunci, dongkrak buaya, pakaian tumpukan buku serta majalah, menjadi pemandangan yang biasa di dalam bagasi, jangan salah selain menggangu kenyamanan, ragam barang tadi membuat beban yang dipikul mobil semakin berat, ini akan mempengaruhi konsumsi BBM.
Sudah waktunya pemilik kendaraan mengurangi koleksi bawaan yang mubazir di bagasi atau kabin, kebiasaan buruk yang kerap ditemui, mobil dijadikan rumah kedua bagi pemiliknya, memang ada niat menyimpan atakah lupa menurunkan barang dari mobil, alhasil barang-barang yang tak perlupun menumpuk da dalam mobil padahal bobot yang berlebihan itu berpengaruh terhadap peningkatan konsumsi BBM.
Bila menginginkan konsumsi BBM seperti yang tertera di spek kendaraan, selain mesin sehat, hal tak kalah penting cermati beban yang harus diangkut kendaraan, cukup membawa dongkrak dan kunci standar mobil tersebut.
Buat penggemar aksesoris dengan berbagai gaya, mulai sekarang bisa menimbang-nimbang lagi sebab bumper tambahan, towing dan roof rack dari pelat atau pipa besi total bobotnya bisa mencapai 100 kg.
Pemasangan lampu kabut atau fog lamp dengan daya watt besar dapat membebani kerja dynamo alternator ujung-ujungnya mempengaruhi tenaga dan putaran mesin.
Selain itu kosmetik audio yang berlebihan juga mempengaruhi beban, melalui penggantian boks yang lebih kecil dapat memangkas berat tanpa kehilangan kualitas, karena sekarang sudah banyak produsen audio yang memproduksi sepeaker berdaya besar namun dengan bobot yang jauh lebih ringan.
b. MENGHEMAT SECARA TEKNIS (PENGHEMAT BBM YANG BERHUBUNGAN LANGSUNG DENGAN BBM)
1) METODE PENGUJIAN
Penghemat BBM atau Fuel Saver yang beredar di pasaran tersedia baik untuk kendaraan roda empat maupun roda dua, empat jenis alat penghemat BBM yang di uji disini menggunakan sepeda motor untuk memudahkan cara pengujian.
Sepeda motor yang digunakan : Honda Supra X 125R gress dari PT Astra Honda Motor, dengan odometer baru mencapai 198 km, mesin dihidupkan statis tanpa dijalankan, putaran mesin disetel konstan pada 4.000 rpm dan 7.000 yang dipantau lewat tachometer digital.
Konsumsi bensin 100 cc untuk setiap pengujian yaitu satu alat penghemat bbm pada rpm yang sudah ditentukan, lamanya bensin habis diukur dengan stop watch dalam satuan detik, jika semakin lama berarti semakin irit, begitu juga sebaliknya bila bensin cepat habis berarti boros. Semua alat Fuel Saver melewati pengujian yang sama.
2) KATALIS
Katagor ini diwakili Specta Fuel Catalyst buatan Amerika dengan distributor di Indonesia adalah Astra Otoparts Tbk divisi Astra Niaga, bentuknya berupa 4 buah pil tang disusun dalam kemasan nilon, fungsinya sebagai katalisator bahan bakar, (menstimulasi formula BBM, mengembalikan kondisi bensin seperti semula sehingga mutu bahan bakar kembali bagus, baik energi potensialnya maupun nilai oktannya, sehingga pembakaran di ruang bakar akan lebih optimal dan tenagapun akan bertambah, cara penggunaan pada sepeda motor, tinggal dicemplungkan ke tangki BBM.
PT Astra Otoparts tbk, Telp (021) 4603550 Ext 1132, 1142
3) UDARA
Lewat udara konsumsi BBM juga diklaim bisa ditekan, itu diyakini Magic Jet (MJ), Fuel Saver keluaran Walbrick Development. Ltd, AS. Terbuat dari titanium, aluminium dan natural alloy.
MJ akan memecah molekul oksigen yang bergabung bersama nitrogen. Di udara bebas sendiri terdapat 21% nitrogen dan 78% oksigen, jika oksigen lebih banyak masuk ke ruang bakar, pembakaran akan semakin sempurna sehingga bensin irit.
Cara pemasangan dari alat ini tergolong mudah, MJ yang berbentuk kotak tipis ini tinggal diletakkan dalam boks filter udara, tidak perlu menyetel ulang putaran angin karena yang diperbaiki adalah kuaalitas udaranya bukan kuantitasnya
PT PAT (021) 45865560 / 61
4) MAGNET
Penghemat bensin model magnet terbagi menjadi 2 cara kerja,
Tipe medan magnet tarik menarik dan tolak menolak. Femax adalah salah satu fuel saver yang memanfaatkan medan magnet tolak menolak, produk ini diriset oleh PITHE-SAINS, gabungan mahasiswa di jogyakarta, sedangkan model tarik menarik ada motor save dan Option Ring, Cuma beda kemasan, Motor Save berupa dua kepingan yang diletakkan pada slang bensin, namun cara kerja keduanya bertolak belakang dengan Femax, yakni magnet tarik menarik dengan kekuatan 12 ribu gauss, konstruksinya telah dirancang sedemikian rupa agar memudahkan dipasang pada kendaraan, alat ini berfungsi mengionisasi molekul bahan bakar agar terserap lebih sempurna saat masuk ruang bakar.
5) MAGNET ELEKTRIK
Alat ini juga menggunakan medan magnet, namun yang satu ini tidak terbuat dari magnet pernamen.
Kemagnetan pada Elektric Fuel Treatment yaitu Electrical Magnetic Resonance, selain berfungsi sebagai pengurai ion-ion alat yang berupa tabung ini juga di dalamnya terdapat element untuk memanaskan bahan bakar, tujuannya dari pemanasan bensin ini untuk menguraikan molekul agar mudah mengikat oksigen sebelum masuk ke karburator, hasilnya bahan bakar akan menjadi semi gas hingga menghasilkan daya ledak yang lebih baik pada saat pembakaran, kebalikan dengan udara, udara yang masuk ke ruang bakar lebih baik yang dingin.
PT KMD : (021) 70713998
6) KESIMPULAN
Hasil pengujian keenam fuel saver, ternyata memang menghemat BBM, presentase penghematan tentu berlainan karena punya cara kerja yang berbeda-beda, rata-rata kemampuan type produk bisa dilihat pada table hasil pengujian di bawah ini :
Merek Volume BBM Waktu (detik) Penghematan
4.000 rpm 7.000 rpm (Rata-rata)
Standar (Tanpa Pengirit BBM) 100 cc 893,82 337,27
S P C 100 cc 1.186,46 346,23 17,70%
Motor Save 100 cc 999,44 358,24 9,02%
Magic Jet 100 cc 1.230,60 391,06 26,80%
E F T 100 cc 1.209,24 347,37 19,14%
O - Ring 100 cc 1.193,04 361,19 20,28%
Femax 100 cc 1.197,17 368,07 21,53%
7) PENGETESAN GABUNGAN
Mungkin ada yang berfikir bagaimana kalau beberapa alat pengirit BBM ini yang berlainan cara kerjanya digabungkan, apakah akan membuat BBM semakin irit ?, namun hasil tes membuktikan bahwa hasil penggabungan tersebut malah hasilnya lebih boros daripada yang setandar, hal ini dikarenakan cara kerja dari masing-masing alat berbeda, sehingga saling mengacaukan molekul molekul yang sudah benar, lihat hasilnya berikut ini.
HASIL PENGUJIAN PROSENTASE KETERANGAN
O-Ring+SFC+magic Jet -23 % Lebih boros dari standar
Femax+Magic Jet+SFC -7,38 % Lebih boros dari standar
Selain yang ditest di atas ada jugai penghemat BBM yang mengatur udara yaitu Cyclon atau Turbo Cyclon, terbuat dari baja berbentuk seperti turbin, yang dipasang pada intake manifold tujuannya yaitu untuk memfokuskan udara dan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar.
4. KESIMPULAN
Banyak alat penghemat BBM yang dijual dipasaran saat ini, agar lebik efektif dalam pemilihan ragam produk tersebut, maka tulisan ini ada baiknya dipakai sebagai panduan.
Alat penghemat BBM terutama bila dipakai pada kendaraan bergerak seperti sepeda motor dan mobil penghemattannya juga sangat dipengaruhi oleh karakter pengendara, misal semakin sering berakselerasi, maka semakin boros pula bahan bakarnya, dan masih banyak lagi pengaruh pengendara ini terhadap konsumsi BBM,
Ragam alat penghemat BBM yang dibahas di atas sebagian besar dapat juga dipakai untuk kendaraan diesel baik yang bergerak maupun yang stationer seperti mesin genset.
5. SARAN
Tulisan ini sengaja kami susun dalam rangka memberikan gambaran kepada TIM EVALUASI PENGGUNAAN BBM DAN LISTRIK DALAM RANGKA PENGHEMATAN BBM yang dibentuk oleh Direktur Network & Solution PT Telekomunikasi Indonesia, bagaimana aktivitas masyarakan otomotif khususnya dalam rangka menghemat BBM, sehingga kita mendapat gambaran sementara apabila mau mengaplikasikan salah satu cara bagaimana menghemat BBM yang sesuai dengan ruang lingkup aktivitas di PT TELKOM sebelum kita menemukan inovasi sendiri yang lebik baik daripada itu.
Tulisan ini kami susun Sebagai bahan pertimbangan atau referensi bagi Tim Evaluasi Penghematan Energi PT TELKOM, guna memberikan rekomendasi atau Prosedur Tetap dan atau Petunjuk Pelaksanaan penggunaan BBM yang mengarah pada penggunaan sumber daya BBM secara efisien.
Rabu, 24 September 2008
Cara Menghemat BBM
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar